Febri Blog's: keanehan nyata
foxtermons
Tampilkan postingan dengan label keanehan nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keanehan nyata. Tampilkan semua postingan

10 Tragedi Pesawat Paling Mematikan di Dunia


FOTO: Tragedi Tenerife

Musibah penerbangan kembali terjadi di Indonesia. Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 menambah panjang daftar kecelakaan tragis pesawat di
dunia.

Berdasarkan jumlah korban jiwa terbanyak, berikut 10 tragedi
penerbangan paling mematikan di dunia menurut International Aviation Safety Association (IASA) :

10. Pulau Sakhalin, 1 September 1983
Korban jiwa: 269 orang

Pesawat Korean Air Lines dari New York, Amerika Serikat (AS) menuju Seoul,
Korea Selatan (Korsel) dengan transit di Anchorage, Alaska, ditembak jatuh oleh pesawat-pesawat tempur Uni Soviet setelah pesawat melenceng dari jalur dan masuk ke wilayah udara Uni Soviet -- dekat Pulau Sakhalin di Pasifik Utara. Akibat kesalahan sistem navigasi, penerbangan dari Anchorage menuju Seoul menyimpang sedikit ke Utara, tidak lama setelah lepas landas. Setelah
menyadari masuk ke jalur yang salah, pilot mencoba mengembalikan pesawat
ke jalur yang benar. Namun terlambat, radar Soviet mengira pesawat Korean
Airlines 007 tersebut pesawat mata-mata AS. Soviet pun mengirim beberapa
pesawat Sukhoi Su-15 untuk menembaknya. Tragis!

9. Lockerbie, 21 December 1988
Korban jiwa: 270 orang

Pesawat Pan American flight 103 meledak di udara di atas wilayah Lockerbie,
Scotlandia. Seluruh penumpang dan kru tewas beserta 11 orang di darat. Dua
agen Libya ditahan (salah satu telah divonis) karena telah menaruh bom dalam pesawat.

8. Chicago, 25 Mei 1979
Korban jiwa: 273 orang

Saat pesawat DC-10 milik maskapai American Airlines lepas landas dari Bandara
O'Hare, Chicago, Amerika Serikat, mesin kiri pesawat terayun-ayun dan terlepas.
Ketika terlepas, mesin tersebut mengenai bagian depan sayap dan merusak
sistem hidrolik pesawat secara keseluruhan. Sebelum pilot merespons, pesawat miring 90 derajat dan jatuh meledak hingga menjadi bola api.

7. Selat Hormuz, 3 Juli 1988
Korban jiwa: 290 orang

Pesawat Airbus A300 milik maskapai Iran Air ditembak jatuh oleh rudal kapal
perang AS, USS Vincennes di atas wilayah Selat Hormuz, pada akhir masa
perang Iran-Irak. Militer AS berdalih, kru USS Vincennes mengira pesawat
penumpang tersebut sebagai pesawat militer musuh.

6. Riyadh, 19 Agustus 1980
Korban jiwa: 301 orang

Beberapa menit setelah pesawat Lockheed L-1011 milik Saudia Airlines lepas
landas dari Riyadh, Arab Saudi terdengar peringatan tentang asap di dalam
kompartemen kargo. Pesawat pun kembali ke bandara. Entah mengapa,
evakuasi penumpang sangat terlambat setelah pesawat mendarat dengan
selamat. Bahkan pesawat terus bergulir di landasan, menjauh dari kendaraan-kendaraan darurat yang sedang menanti. Terlebih lagi, pintu-pintu pesawat tidak dapat dibuka oleh petugas penyelamat sampai lima belas menit setelah
pendaratan. Akibatnya, semua penumpang dan kru pesawat meninggal karena
menghirup asap.

5. Irlandia, 23 Juni 1985
Korban jiwa: 329 orang

Sebuah bom yang dipasang ekstremis Sikh meledakkan pesawat Air India 747
yang bertolak dari Toronto, Kanada menuju Bombay, India. Pesawat hancur
dan jatuh ke lautan di sebelah timur Irlandia.

4. Orly, 3 Maret 1974
Korban jiwa: 346 orang

Pesawat DC-10 milik maskapai Turkish Airlines jatuh dekat bandara Orly di
pinggiran Paris, Prancis. Akibat desain yang buruk, pintu kargo pesawat
terbuka begitu saja hingga menyebabkan kekacauan dalam pesawat yang
akhirnya jatuh ke kawasan hutan.

3. New Delhi, 12 November 1996
Korban jiwa: 349 orang

Pesawat kargo Ilyushin IL-76 milik maskapai Air Kazakhstan bertabrakan di
udara dengan pesawat Saudia 747 dekat New Delhi, India. Kru pesawat
Kazakhstan tidak mematuhi instruksi ATC dan kedua pesawat tersebut tidak
dilengkapi dengan teknologi penghindar tabrakan.

2. Gunung Fuji, 12 Agustus 1985
Korban jiwa: 520 orang

Pesawat Boeing 747 milik maskapai Japan Air Lines (JAL) jatuh dekat Gunung
Fuji setelah lepas landas dari Tokyo, Jepang untuk penerbangan domestik.
Kecelakaan disebabkan oleh bagian ekor pesawat yang lepas sekitar 12 menit
setelah lepas landas. Terlepasnya bagian ekor ini merusak sistem hidrolik
pesawat secara keseluruhan. Akibatnya, pesawat hanya melayang-layang "tak
terkendali" selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya jatuh. Pengawas pemeliharaan JAL kemudian bunuh diri akibat kejadian tersebut.
Sementara presiden maskapai Jepang tersebut mengundurkan diri setelah
mengaku bertanggung jawab atas musibah itu dan menemui para keluarga
korban untuk menyampaikan permintaan maaf pribadi.

1. Tenerife, 27 Maret 1977
Korban jiwa: 583 orang

Dua pesawat Boeing 747 milik maskapai KLM (Belanda) dan Pan Am (Amerika
Serikat) bertabrakan di landasan pacu yang dipenuhi kabut di Bandara Los
Rodeos, Pulau Tenerife, Kepulauan Canary, Spanyol. Pesawat KLM yang lepas
landas tanpa izin, menghantam pesawat Pan Am yang sedang melakukan
taxiing di landasan yang sama. Kebingungan atas instruksi dan gangguan
transmisi radio menyebabkan musibah itu. Ini merupakan tragedi tabrakan dua pesawat terburuk dalam sejarah dunia.

Mengerikan ya teman,...

(detik.com/read/2012/05/12/171021/1915694/1148/10-tragedi-pesawat-paling-mematikan-di-dunia)

Wanita ini Keliling Dunia untuk Temui Teman Facebooknya



Illinois, AS, Wanita ini memiliki 324 teman di Facebook yang bermukim di berbagai belahan dunia. Dia mencanangkan tekad sungguh kuat, akan menemui mereka semuanya. Ya, aksi tersebut benar-benar dilakukan oleh Arlynn Presser, wanita usia 51 tahun asal Illinois, Amerika Serikat.

Petualangannya menemui para teman Facebook pun direkam dalam video untuk film dokumentasi. Semuanya berawal awal tahun 2010. Arlynn menderita agoraphobia, semacam ketakutan berada di tempat terbuka atau kerumunan sehingga lebih suka menyendiri. Ia juga takut melakukan perjalanan. Ia ingin melawan ketakutannya itu dan bertekad keliling dunia menemui teman Facebooknya . Arlynn benar-benar melakukannya.pertengahan tahun 2010, ia bertemu dengan teman Facebook ke 140 yang ternyata pembuat film, Ben Gonzalez.

Ben ingin mengabadikan perjalanan Arlynn untuk film dokumenter karena menganggapnya sangat menarik. Arlynn pun setuju. Sayangnya, Gonzales tidak bisa terus mengikuti Arlynn ke manapun pergi.Untuk menyiasatinya, Gonzalez meminta anak Arlynn, Joseph, yang ikut dalam perjalanan untuk merekam petualangan tersebut dengan kamera HD. Bersama Joseph, Arlynn telah mengunjungi belasan negara seperti Korea Selatan, Filpina, Taiwan, Jerman, Austria, Italia dan Inggris.

Sejauh ini, dia berhasil menemui 292 teman Facebooknya dan menghabiskan ongkos sebesar USD 30.000. Beberapa teman Facebook menghapus Arlynn dari daftar teman begitu tahu tentang rencana kunjungannya. Namun mayoritas dengan senang hati menerima kedatangan Arlynn. "Sebagian besar sangat ramah padaku," ucapnya, dikutip dari DigitalTrends.Gonzalez sendiri yakin perjalanan Arlynn sangat istimewa. Ia akan menamakan film dokumenter tersebut dengan judul Face to Facebook. Gonzalez berharap filmnya dapat selesai beberapa bulan mendatang. "Sulit untuk tidak terlibat secara emosional dalam kisah ini.

Senang melihat dia tumbuh, perjalanannya, transformasinya, hal itu cukup luar biasa," kata Gonzalez. Setelah perjalanannya keliling dunia, Arlynn mengaku merasa lebih baik. Dia sudah dapat mengendalikan agoraphobia yang dideritanya. Ia bisa merasa lebih santai berada di ruang terbuka sekarang. Saat ini Arlynn juga cukup populer dan teman Facebooknya sudah berjumlah ribuan. "Kurasa terapi mengajarkan Anda untuk bergantung pada terapi, obat
mengajarkan Anda untuk bergantung pada obat. Namun perjalanan ini mengajariku untuk bergantung pada teman-teman dan diriku sendiri," ucapnya.

:) saya sendiri juga sangat kagum dengan tekat nya tersebut.

(SOURCE detikINET)

keajaiban dan keunikkan matematika



matematika memang sulit di pelajari dan mengandung banyak rahasia di dalamnya tetapi kita pun tidak bisa lepas dari matematika contohnya menghitung uang,laba,dsb.

Tetapi di balik itu semua ternyata matematika juga mengandung angka yang unik lho..gak percaya?? Lihat ini :

1 x 8 + 1 = 9
12 x 8 + 2 = 98
123 x 8 + 3 = 987
1234 x 8 + 4 = 9876
12345 x 8 + 5 = 98765
123456 x 8 + 6 = 987654
1234567 x 8 + 7 = 9876543
12345678 x 8 + 8 = 98765432
123456789 x 8 + 9 = 987654321

1 x 9 + 2 = 11
12 x 9 + 3 = 111
123 x 9 + 4 = 1111
1234 x 9 + 5 = 11111
12345 x 9 + 6 = 111111
123456 x 9 + 7 = 1111111
1234567 x 9 + 8 = 11111111
12345678 x 9 + 9 = 111111111
123456789 x 9 + 10 = 1111111111

9 x 9 + 7 = 88
98 x 9 + 6 = 888
987 x 9 + 5 = 8888
9876 x 9 + 4 = 88888
98765 x 9 + 3 = 888888
987654x 9 + 2 = 8888888
9876543 x 9 + 1 = 88888888
98765432 x 9 + 0 = 888888888

Hebatkan?
Coba lihat simetri ini :

1 x 1 = 1
11 x 11 = 121
111 x 111 = 12321
1111 x 1111 = 1234321
11111 x 11111 = 123454321
111111 x 111111 = 12345654321
1111111 x 1111111 = 1234567654321
11111111 x 11111111 = 123456787654321
111111111 x 111111111 = 12345678987654321

kurang hebat,,,,??

Sekarang lihat ini :
Jika 101% dilihat dari sudut pandangan Matematika, apakah ia sama dengan
100%, atau ia LEBIH dari 100%?
Kita selalu mendengar orang berkata dia bisa memberi lebih dari 100%, atau kita selalu dalam situasi dimana seseorang ingin kita memberi 100% sepenuhnya.
Bagaimana bila ingin mencapai 101%?
Apakah nilai 100% dalam hidup? Mungkin sedikit formula matematika dibawah ini dapat membantu memberi jawabannya. Jika ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ Disamakan sebagai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Maka,
KERJA KERAS bernilai : 11 + 5 + 18 + 10 + 1 + 11 + 5 + 18 + 19 + 1 = 99%

H-A-R-D-W-O-R-K : 8 + 1 + 18 + 4 + 23 + !5 + 18 + 11 = 99%

K-N-O-W-L-E-D-G -E : 11 + 14 + 15 + 23 + 12 + 5 + 4 + 7 + 5 = 96%

A-T-T-I-T-U-D-E : 1 + 20 + 20 + 9 + 20 + 21 + 4 + 5 = 100%

Sikap diri atau ATTITUDE adalah perkara utama untuk mencapai 100% dalam
hidup kita. Jika kita kerja keras sekalipun tapi tidak ada ATTITUDE yang positif
didalam diri, kita masih belum mencapai 100%.

Tapi,,

LOVE OF GOD : 12 + 15 + 22 + 5 + 15 + 6 + 7 + 15 + 4 = 101%

atau,,
SAYANG ALLAH : 19 + 1 + 25 + 1 + 14 + 7 + 1 + 12 + 12 + 1 + 8 = 101%

dan masih banyak lagi,,,

source : (facebook)

dont copy this articel. Copyright 2012 Febri Blog

15 Hukuman Mati yang Paling Sadis dan Kejam Dalam Sejarah Dunia

1)1. Burning at the Stake
Kematian dengan membakar telah digunakan sebagai suatu bentuk
hukuman mati selama berabad-abad, sering dikaitkan dengan
kejahatan seperti pengkhianatan dan sihir.

Sekarang ini dianggap sebagai hukuman yang kejam dan tidak biasa,
tetapi sebelum abad ke-18, yang dibakar pada tiang pancang adalah
praktik umum. Korban terikat pada pancang besar, sering di pusat
kota atau di mana pun dengan penonton dan kemudian menyalakan
api. Hal ini dianggap sebagai salah satu cara yang paling lambat untuk
mati.

2.) Buried Alive

Hukuman mati ini telah digunakan untuk perorangan maupun
kelompok. Korban biasanya diikat dan kemudian ditempatkan dalam
sebuah lubang dan dikubur hidup-hidup. Dulu pernah adalah
Pembantaian Nanjing selama Perang Dunia II, ketika tentara Jepang
mengubur warga sipil Cina hidup dalam apa yang di sebut "Ten
Thousand Corpse Ditch".

3.) Snake Pit

Salah satu bentuk tertua penyiksaan dan hukuman Mati, lubang
(ruang) ular yang sangat umum adalah bentuk hukuman mati.
Narapidana dilemparkan ke dalam lubang yang dalam dan dipenuhi
ular berbisa yang akan di gigit dan di cabik hingga mati.

4.) The Spanish Tickler

Perangkat penyiksaan ini umumnya digunakan di Eropa selama Abad
Pertengahan. Digunakan untuk merobek kulit korban, senjata ini bisa
merobek apa pun, termasuk otot dan tulang. Korban diikat telanjang,
kadang-kadang di depan umum, dan kemudian para penyiksa mulai
menyiksa mereka. Biasanya dimulai pada tungkai dan bekerja ke
dalam, leher dan wajah selalu disimpan untuk terakhir.

5.) Slow Slicing

Ling Chi, diterjemahkan sebagai "lambat mengiris" atau "kematian
yang masih tersisa" itu digambarkan sebagai kematian oleh seribu
luka. Bentuk penyiksaan dan eksekusi yang mirip dengan Lima
Kesakitan. Penyiksa perlahan-lahan melukai dan menghilangkan
beberapa bagian tubuh, memperpanjang hidup dan korban
penyiksaan selama mungkin. Menurut prinsip Konfusian, tubuh yang dipotong-potong tidak dapat keseluruhan di akhirat rohani, membuat
bentuk eksekusi yang masih menyiksa korban di akhirat. (siksa di
dunia dan akhirat)

6.) Necklacing

Umum dipraktikkan di Afrika Selatan, Necklacing terdiri dari karet ban,
diisi dengan bensin, dipaksa di sekitar dada korban dan lengan, dan
kemudian menjadi dibakar. Necklacing dasarnya menyebabkan tubuh
akan berubah menjadi meleleh terbakar.

7.) Execution by Elephant

Di Selatan Asia dan Tenggara, Gajah telah menjadi metode hukuman
mati selama ribuan tahun. Hewan dilatih untuk mengeksekusi dua
cara. Perlahan-lahan menyiksa dalam cara yang berkepanjanganh atau
menewaskan korban hampir seketika itu juga.

8.) The Five Pains Salah satu hukuman mati dari cina ini relatif mudah untuk dipahami.Dimulai dengan hidung korban yang dipotong, lalu satu tangan dan
satu kaki, dan akhirnya, korban adalah dikebiri dan terbelah dua di
pinggang. Penemu hukuman ini Li Si, seorang Perdana Menteri Cina,
akhirnya disiksa dan kemudian dihukum mati dengan cara ini.

9.) Colombian Necktie Metode eksekusi ini adalah salah satu yang sadis gan. Tenggorokan korban adalah disayat, sering kali dengan pisau tapi benar-benar ada benda tajam yang akan dilakukan, dan kemudian lidah mereka ditarik keluar melalui luka yang terbuka. Sewaktu zaman La Violencia, sebuah
periode sejarah Kolombia penuh dengan pembunuhan, ini adalah
bentuk paling umum eksekusi. Hal ini digunakan terutama untuk mengintimidasi orang lain yang menemukan fakta.

10.) Hanged, Drawn and Quartered

Hukuman untuk pengkhianatan tinggi di Inggris, yang akan
digantung, ditarik dan dipotong-potong adalah umum terjadi selama
abad pertengahan. Meskipun dihapuskan pada tahun 1814, bentuk
eksekusi ini bertanggung jawab atas ratusan, bahkan mungkin ribuan,
kematian. Prosesnya adalah sebagai berikut. Pertama, korban diseret pada
bingkai kayu, yang disebut rintangan ke tempat eksekusi. Kedua,
korban digantung dengan leher untuk waktu singkat sampai hampir
mati (digantung). Ketiga, pengebirian terjadi, di mana setelah itu, isi
perut dan alat kelamin dibakar di depan korban. Akhirnya, tubuh
terbagi menjadi empat bagian yang terpisah dan dipenggal kepalanya.

11.) Cement shoes

Diperkenalkan oleh American Mafia, metode eksekusi ini melibatkan
menempatkan kaki korban dalam blok dan kemudian mengisinya
dengan semen basah dan kemudian melemparkan kepadanya ke
dalam air. Bentuk eksekusi masih dipraktekkan sekarang, dan bahkan
menciptakan istilah "seseorang yang tidur dengan ikan-ikan" sebagai
eufemisme untuk orang mati.

12.) Guillotine


Guillotine adalah salah satu bentuk yang paling terkenal eksekusi
mati . Terdiri dari pisau tajam diikatkan pada tali, kepala korban
diletakkan di tengah-tengah frame dan kemudian pisau jatuh dengan
cepat kilat, menyebabkan orang yang dipenggal mati hampir seketika.

13.) Republican Marriage

Bukan tersadis memang namun jelas salah satu yang paling menarik.
Berasal di Perancis, bentuk eksekusi ini biasa terjadi dalam Revolusi
Perancis. Melibatkan mengikat bersama dua orang telanjang, seorang
laki-laki dan perempuan biasanya dari usia yang sama, dan
menenggelamkan mereka. Dalam beberapa kasus, biasanya di mana
air tidak tersedia, pasangan akan disiksa dengan pedang.

14.) Crucifixion

Metode eksekusi adalah salah satu metode yang paling terkenal, jelas
terutama disebabkan oleh eksekusi Yesus Kristus. Penyaliban terdiri
dari tangan dan kaki korban yang dipaku ke kayu salib dan kemudian
menjadi mengangkat ke udara. Korban kemudian dibiarkan
menggantung di sana sampai mati, yang biasanya sampai berhari hari,
dan sering mati kehausan sebelum hal lain.

15.) The Brazen Bull

The Brazen Bull, kadang-kadang dikenal sebagai salah satu metode
paling kejam penyiksaan dan eksekusi di luar sana. Dirancang pada
zaman Yunani kuno, dalam bentuk banteng, dengan pintu di bagian
samping yang terbuka dan terkunci. Untuk memulai eksekusi, korban ditempatkan dalam banteng kuningan dan api dinyalakan bawahnya. logam dipanaskan sampai benar-benar panas, menyebabkan korban untuk "panggang sampai mati". Banteng itu dirancang sedemikian rupa sehingga jeritan para korban akan terdengar musik untuk kenikmatan dari algojo.


Hiii mengerikan ya sobat,,

Bertahan 438 Hari di 'Mars' Demi Rp853 M

Sebanyak enam
orang kosmonot asal Rusia, Italia,
Prancis, dan China, berhasil
memecahkan rekor ketahanan misi
luar angkasa terlama dalam
simulasi pendaratan di Planet Mars
selama 438 hari.

Menggunakan 'pesawat' bernama
Mars500, mereka bertahan hidup
dari sereal batangan dan pasta
serta kontak seminim mungkin
dengan keluarga dan kerabat.
Simulasi ini sendiri dilakukan di
Insitut Biomedis di Moskow, Rusia
dan bertahan selama kurang lebih
17 bulan. Rencananya, misi akan
berakhir saat mencapai hari ke
520.
Jika bertahan penuh hingga 520
hari, maka masing-masing mereka
akan menerima US$100 juta
(Rp853 miliar). Namun, hingga
Minggu, 14 Agustus 2011 waktu
setempat, keenamnya sudah
memecahkan rekor selama 438
hari yang selama ini dipegang
kosmonot sesungguhnya, Valeri
Polyakov.

Sebagai informasi, Polyakov
merupakan pemegang rekor daya
tahan di luar angkasa dengan
menghabiskan 437 hari mengorbit
dari Bumi di tahun 1995.
Selama 438 hari, keenam
kosmonot ini merasakan hidup
layaknya di planet Mars dengan
kondisi alam yang disesuaikan
dengan aslinya. Para kosmonot
bekerja di dalam ruangan tertutup
bervolume 550 meter kubik, tanpa
jendela, dan diobservasi oleh para
dokter dan psikolog.

Dikutip dari The Australian, 15
Agustus 2011, setiap kosmonot
memiliki tempat tidur kecil, sebuah
meja dan sepasang pakaian. Tak
ada kamar mandi dalam ruang
simulasi ini. Untuk membersihkan
diri, mereka masuk dalam suatu
ruangan seperti ruangan sauna dan
menggunakan tisu untuk
membasuh semua kotoran.
Meski hanya simulasi, percobaan ini
dipuji oleh Polyakov sebagai
kosmonot yang benar-benar
pernah ke luar angkasa."Sekarang
bukan saatnya menghitung berapa
banyak waktu yang sudah lewat,
tapi berapa banyak waktu yang
tersisa. Ini (simulasi) memiliki efek
yang positif," ujar Polyakov.

Keenam kosmonot yang terlibat
tiga di antaranya dari Rusia, yakni
Aleksandr Smoleevskiy, Sukhrob
Kamolov, dan Aleksi Sitev. Serta
tiga lainnya adalah Diego Urbina
(Italia), Wang Yue (China), dan
Romain Charles (Perancis).

Saat si Kecil Karis Wafat, Organnya Hidup di Tubuh Orang Lain

Basildon, Inggris,

Karis May Darling adalah satu
korban kejamnya virus
Streptococcus A yang bisa
berkembang menjadi penyakit
meningitis. Hanya dalam waktu
seminggu setelah terkena virus
tersebut, gadis 12 tahun itu
meninggal. Meski sudah meninggal,
organ-organ tubuh Karis tetap
hidup di tubuh orang lain.

Karis May Darling meninggal dunia
pada April 2011 saat berusia 12
tahun akibat terinfeksi
Streptococcus A yang bisa
berkembang menjadi penyakit
meningitis. Karena jiwa penolong
Karis yang tinggi, keluarganya
memutuskan untuk mendonorkan
hati, jantung, ginjal dan pankreas
Karis untuk menyelamatkan
nyawa orang lain.

Karis kini dijuluki sebagai 'The Little
Helper' karena telah
menyelamatkan nyawa 5 orang
dengan menyumbangkan organ-
organ di tubuhnya.

"Karis sangat senang membantu
orang lain. Hal ini berarti ia telah
membantu 5 keluarga lain yang
tidak perlu merasa sakit akibat
kehilangan orang yang mereka
cintai," ujar sang ayah John Darling,
seperti dikutip dari Dailymail,.

Karis pertama kali mengeluhkan
sakitnya pada pagi hari di bulan
April 2011, ia mengeluh sakit di
telinga dan sang ibu Kerri Darling
segera membawanya ke rumah
sakit. Dokter mengatakan bahwa
rasa sakitnya akibat infeksi dan
Karis pun diresepkan antibiotik.
Tapi seminggu kemudian rasa sakit
tersebut datang kembali dan
semakin memburuk di malam
harinya. Keesokan paginya Kerri
langsung membawa Karis ke
Basildon University Hospital. Meski
sempat membaik di pagi keesokan
harinya Karis meninggal.

"Dokter memberinya antibiotik
dan tes darah telah menunjukkan
bahwa ia mengalami infeksi di
dalam darahnya. Tapi kami tidak
pernah berpikir bahwa kondisi
tersebut sangat serius dan para
dokter tidak akan mampu
menanganinya," ujar Kerri.

Karis sempat mengalami sakit
kepala dan darah keluar dari
telinganya, tapi saat itu ia masih
merasa nyaman dan bisa
berbicara. Namun 30 menit
kemudian perdarahannya tiba-tiba
memburuk dan infeksi sudah
menyebar ke otak sehingga
menyebabkan pembengkakan.

Para dokter berhasil menstabilkan
Karis dengan menggunakan mesin
pendukung dan memindahkannya
ke Great Ormond Street Hospital.

Para ahli bedah saraf terus
berjuang menyelamatkannya, tapi
pembengkakan otaknya sudah
sangat fatal sehingga
menghancurkan batang otak dan
dokter tidak bisa
menyelamatkannya.

"Otaknya mati dan tidak ada yang
bisa dilakukan untuk
menyelamatkannya. Kami shock
dan seperti mati rasa, beberapa
jam yang lalu kami masih bisa
berbicara dengannya tapi
sekarang ia sudah pergi," ujar John.

Selama hidupnya Karis selalu
membantu orang lain, karenanya
keluarga tidak ragu-ragu untuk
setuju saat ditanya apakah mau
mendonorkan organ tubuh Karis
untuk orang lain yang
membutuhkan.

Akhirnya jantung Karis didonorkan
untuk seorang gadis remaja yang
telah putus asa dengan kondisi
jantungnya karena memiliki
golongan darah langka yang justru
cocok dengan Karis.

Bagian hatinya didonorkan untuk
menyelamatkan bayi perempuan
dan sisanya untuk
menyelamatkan anak muda,
ginjalnya didonorkan untuk
seorang gadis, sedangkan ginjal
dan pankreasnya telah didonorkan
untuk seorang laki-laki yang telah
melakukan dialisis selama 10
tahun.

Orangtua Karis menuturkan bahwa
keluarganya telah diberitahu
mengenai keberhasilan semua
operasi transplantasi yang
dilakukan. Dan keluarga juga telah
mendirikan Karis May Darling
Foundation yang memberikan
drama profesional dan pembinaan
olahraga bagi anak-anak yang
kurang mampu.

"Karis yang suka menyanyi dan
menari kini hidup dalam 5 orang
yang berbeda dan hal ini telah
memberikan kami kenyamanan.
Dia adalah gadis kecil dengan hati
yang besar dan kami akan selalu
sangat bangga padanya," ungkap
John.<<

Pasien Baru Benar-benar Meninggal Saat Tahu dirinya Hendak Dimakamkan

Kazan, Rusia
Gara-
gara rumah sakit salah
mendiagnosis kematian, seorang
pasien hampir saja dikubur-hidup-
hidup. Pasien itu mendadak sadar
saat tubuhnya sudah dimasukkan
peti mati, lalu menjerit dan
akhirnya benar-benar meninggal
karena serangan jantung.

Pasien malang itu adalah Fagilyu
Mukhametzyanov, wanita 49
tahun asal Kazan, Rusia. Ia sudah
hampir dikuburkan setelah rumah
sakit memulangkan jenazahnya
dengan alasan sudah tidak
tertolong dari berbagai komplikasi
sakit kronis yang dideritanya
selama ini.

Setibanya di rumah, tubuh Fagilyu
yang terbujur kaku memang
sudah tidak bergerak dan semua
orang menyangka dirinya benar-
benar sudah meninggal. Tak mau
berlama-lama, keluarga segera
menyiapkan upacara pemakaman,
mulai dengan memandikan Fagilyu
lalu memasukkannya ke dalam
peti mati.

Begitu peti mati akan ditutup,
mendadak Fagilyu terbangun lalu
menjerit histeris. Keluarga dan para
pelayat tentu saja kaget, namun
dampak terburuk dialami oleh
Fagilyu yang ketakutan karena
mendapati dirinya sudah
ditidurkan di dalam peti mati.

Fagilyu mengalami serangan
jantung dan langsung dilarikan ke
rumah sakit yang beberap waktu
sebelumnya telah menyatakan
dirinya meninggal. Namun sayang,
kali ini Fagilyu hanya bisa bertahan
12 menit dan untuk kedua kalinya
rumah sakit menyatakan dirinya
sudah tidak bernyawa.

Para dokter menduga, kematian
Fagilyu yang pertama adalah mati
suri. Kondisi ini sering terjadi,
sehingga dokter atau rumah sakit
biasanya akan memberi jeda
sekitar 2 jam untuk memastikan
seseorang menar-benar mati atau
masih akan hidup lagi.

Keluarga Fagilyu yang merasa
dirugikan oleh kecerobohan rumah
sakit dalam mendiagnosis
kematian berencana akan
mengajukan tuntutan. Fagili,suami
Fagilyu yang berusia 51 tahun
menilai rumah sakit telah
melakukan kelalaian yang telah
menewaskan istrinya.

"Saya benar-benar marah ketika
rumah sakit mengatakan istri saya
kena serangan jantung. Semula ia
tidak mati tapi mereka
menyatakannya demikian. Tapi
ketika ia benar-benar akan mati,
mereka tidak bisa
menyelamatkannya," ungkap
Fagili seperti dikutip dari The Sun,.<<

nyawa bayi selamat berkat 7 organ cangkok

Texas,
Tak bisa
makan, minum dan buang air
besar membuat nyawa bayi
malang Delilah harus terancam.

Untuk menyelamatkan nyawanya,
dokter bahkan harus mencangkok
alias mentransplatasikan hingga
tujuh organ ke dalam tubuhnya.
Lima bulan yang lalu, Delilah
Valdez (19 bulan) harus terkulai
lemas di ranjang rumah sakit
dengan tabung keluar dari tubuh
rapuhnya yang harus terpasang 24
jam agar tetap bertahan hidup.

Delilah didiagnosis dengan kondisi
pencernaan yang sangat langka,
yang disebut megacystis
microcolon intestinal
hypoperistalsis syndrome, yang
membuat Delilah kecil tidak bisa
makan atau minum secara normal,
juga tidak dapat membuang
kotoran (BAB) dari tubuhnya.

Kondisi ini dapat mengancam
jiwanya, tetapi kemudian dokter
memberi tahu hanya operasi
transplantasi tujuh organ yang
akan menyelamatkan gadis kecil
itu. Untuk bertahan hidup, bayi
kecil itu harus membutuhkan
cangkok perut, hati, pankreas,
ginjal, limpa, usus kecil dan usus
besar.

"Kehamilan saya tampak normal
pada awalnya. Tapi kemudian
saya mulai merasa sangat sakit
dan merasakan sakit yang luar
biasa," jelas Julissa Cerda (24
tahun), seperti dilansir mirror.co.uk,
.

Para dokter mengatakan kepada
Julissa bahwa Delilah menahan
urine di kandung kemihnya, yang
sedang melintas kembali ke ginjal.
"Tapi begitu Delilah lahir kami
diberitahu yang terburuk bahwa ia
memiliki kondisi yang jarang
terjadi, yang berarti jika ia tidak
punya tujuh organ yang harus
ditransplantasi, ia akan mati,"
kenang Julissa.

"Saya sangat ketakutan. Saya pikir
kami akan kehilangan dia. Itu
tampak seperti banyak yang harus
dilakukan untuk bayi yang sudah
begitu rapuh dan lemah. Saya
benar-benar tidak tahu apakah dia
mampu bertahan dari operasi
besar," jelas Julissa.

Tapi saat Julissa dan suaminya
Agapito (26 tahun) melihat gadis
kecil mereka yang lahir enam
minggu lebih awal telah berjuang
untuk hidupnya, mereka tahu
mereka tidak punya pilihan selain
melanjutkan keputusan tersebut.

Pada saat berusia 14 bulan berat
Delilah hanya 8,6 kg, ia terlihat
sangat lemah. Dokter menyiapkan
keluarga untuk kondisi yang
terburuk.

"Mereka mengatakan kepada
kami bahwa jika mereka tidak
melakukan sesuatu yang cepat,
Delilah akan mati karena dia tidak
bisa makan," kenang Julissa.
Dokter bedah mengambil risiko
yang sangat besar untuk dapat
menyelamatkan Delilah. Untuk
bertahan hidup, bayi kecil itu harus
membutuhkan cangkok perut,hati,
pankreas, ginjal, limpa, usus kecil
dan usus besar.

"Delilah mengalami suatu kondisi di
mana otot-otot yang halus tidak
berkontraksi secara normal," ujar
Dr Akin Tekin, asisten profesor dari
program transplantasi hati klinis di
rumah sakit di San Antonio, Texas.
Dr Jerrold Eichner, penulis utama
makalah tentang transplantasi
organ bagi anak-anak dari
American Academy of Paediatrics,
mengatakan ini merupakan
operasi yang sangat langka.

"Transplantasi organ pada anak
saja sudah tidak biasa, maka
transplantasi tujuh organ akan
sangat jarang," jelas Dr Jerrold
Eichner.

Setelah operasi panjang selama 14
jam, Julissa dan Agapito mendapat
kabar bahwa operasi putrinya
berjalan sukses dan nyawanya pun
dapat diselamatkan.

Sekarang Delilah berusia 19 bulan
dengan berat badannya sudah
lebih dari 11,8 kg. Keadaannya pun
lambat laun makin membaik.
Sementara ia bisa makan sendiri di
pagi hari, tetapi pada malam hari
ia masih harus makan melalui
tabung infus yang berjalan di
sepanjang hidung ke perutnya.

"Tak ada kata-kata yang bisa
mewakili rasa syukur saya untuk
orang-orang yang telah
memberikan organ putra atau
putrinya untuk Delilah. Saya
memiliki perasaan campur aduk
tentang hal itu, karena untuk
mendapatkan karunia hidup bagi
putri kami, ada orang lain yang
kehilangan anak mereka yang
berharga," jelas Julissa.

Delilah kini sudah bisa
mengucapkan kata 'mummy' dan
'daddy' dan bulan ini keluarga
berharap Delilah bisa diizinkan
pulang.

"Kami sangat gembira segera
mungkin bisa membawanya
kembali ke tempat asalnya. Ini
akan menjadi mimpi yang menjadi
kenyataan bagi seluruh keluarga,"
kata Julissa.

manusia cangkokan sukses jadi dokter

London,
Hati, ginjal,
jantung dan paru-paru yang
dimilikinya tidak ada yang asli,
semua dari hasil transplantasi atau
cangkokan hingga ia dijuluki
manusia cangkokan. Jatuh bangun
karena sakit pada hampir semua
organ vitalnya malah
membuatnya sukses jadi dokter.


Allisson John, wanita asal Inggris itu
kembali masuk rumah sakit, bukan
karena sakit melainkan untuk
menjalankan praktik sebagai
dokter.

Allisson yang kini berusia 32 tahun
tercatat sebagai manusia pertama
yang menjalani transplantasi hati
ginjal, hati sekaligus paru-paru.
Semua itu ia jalani dalam kurun
waktu 18 tahun terakhir, untuk
mengatasi berbagai masalah
kesehatan yang menimpanya.

Dimulai sejak berusia 6 pekan, John
sudah didiagnosis mengalami cystic
fibrosis. Kelainan ini ditandai
dengan cairan tubuh yang kental
dan lengket, terutama di pankreas
dan paru-paru sehingga dapat
mengakibatkan sesak napas.

Kondisi itu masih bisa tertangani
hingga ia tumbuh menjadi seorang
gadis ramaja. Pada usia 14 tahun,
barulah muncul masalah
berikutnya yakni kegagalan fungsi
hati.
Kelainan ini bisa dibilang agak
terlambat diketahui, karena
harapan hidup John tinggal 3 hari
saat dokter menyarankan untuk
melakukan pencangkokan. Karena
kondisinya darurat dan tidak ada
pilihan lain, John akhirnya
menjalani operasi tersebut.

Setahun berikutnya, kelainan cystic
fibrosis yang diderita sejak bayi
mulai menimbulkan komplikasi.
Akibatnya, pada tahun tersebut ia
harus menjalani operasi
pencangkokan jantung dan paru-
paru sekaligus.
Operasi tersebut akhirnya berjalan
sukses, bertepatan dengan
selesainya 1 tahap pendidikan di
tingkat college. Pada saat yang
sama, ia diterima di fakultas
kedokteran Cardiff University,
Wales.

Belum cukup 3 organ yang
ditransplantasi, ia kembali
mengalami masalah dengan ginjal.
Obat-obatan yang sebenarnya
berfungsi untuk mencegah
tubuhnya menolak organ baru
ternyata memicu gagal ginjal yang
serius.

Kali ini, ayah John yang sangat
menghargai perjuangan hidup
anaknya rela mendonorkan salah
satu ginjalnya. Operasi
pencangkokan paling baru bagi
John itu akhirnya dilangsungkan
sekitar 3 tahun yang lalu.

"Hidup saya seperti roller coaster,
rasanya sangat lama waktu yang
dibutuhkan hingga sekarang saya
bisa ada di sini," ungkap John
dikutip dari Dailymail,.

John menjalani wisuda dan
pelantikan sebagai dokter pada
bulan Juli 2010. Selanjutnya, ia
akan menjalankan praktik sebagai
dokter junior di Neville Hall Hospital
di Abergavenny, Inggris.<<

manusia yang berdarah langka, selamatkan nyawa 2 juta bayi

Sydney,
Kematian
bayi karena penyakit rhesus
darah sering terjadi karena sulitnya
mencari donor darah langka
tersebut. Salah satu yang memiliki
darah langka itu adalah James
Harrison. Pria tua itu telah
menyelamatkan nyawa jutaan
bayi karena darahnya yang
istimewa.

James Harrison pria Australia
berusia 74 tahun, telah menjadi
donatur darah selama 56 tahun.
Darahnya yang tergolong jenis
langka telah menyelamatkam dua
juta lebih nyawa bayi. Karena
kebaikannya, dia dijuluki 'manusia
bertangan emas' atau 'manusia
dalam dua juta orang'.
Harrison telah memberikan darah
tiap beberapa minggu sekali sejak
ia berusia 18 tahun, dan kini total
sudah 948 sumbangan darahnya.

Dia telah membantu banyak ibu
melahirkan bayi yang sehat,
termasuk juga menjadi donor
untuk bayi anaknya sendiri,
Tracey. Kini bayi Tracey bisa
tumbuh sehat berkat darah
kakeknya.

Harrison memiliki antibodi dalam
plasmanya, yang menghentikan
kematian bayi akibat penyakit
Rhesus, yaitu salah satu penyebab
penyakit hemolitik pada bayi baru
lahir dan merupakan suatu bentuk
anemia yang parah. Darahnya
telah mengarah pada
pengembangan vaksin yang
disebut Anti-D.

"Saya tidak akan pernah berhenti.
Tidak akan pernah," kata Harrison
yang berjanji pada dirinya sendiri
untuk menjadi pendonor sejak
usianya 14 tahun, setelah ia
menjalani pembedahan dada
mayor yang membutuhkan 13
liter darah, seperti dilansir dari
Dailymail,.

Menurutnya, ia harus berada di
rumah sakit selama tiga bulan saat
menjalani pembedahan. Darah
yang ia terima telah
menyelamatkan hidupnya, dan
sejak itu ia berjanji akan
memberikan darahnya ketika ia
berusia 18 tahun.

Tepat setelah ia mulai
menyumbangkan darahnya, ia
mengetahui bahwa darahnya
adalah jenis yang langka dan
terdapat antibodi penyelamat di
dalamnya.

Pada waktu itu, ribuan bayi di
Australia sekarat tiap tahunnya
karena penyakit Rhesus. Bayi
yang baru lahir lainnya menderita
kerusakan otak permanen karena
kondisi tersebut.

Penyakit ini menciptakan
ketidakcocokan antara darah ibu
dan bayinya yang belum lahir. Ini
dikarenakan salah satu dari
mereka memiliki Rh-positif
(memiliki antigen D) dan lainnya
Rh-negatif (tidak memiliki antigen
D).

Setelah tipe darahnya ditemukan,
Harrison menawarkan diri untuk
menjalani serangkaian tes untuk
membantu mengembangkan
vaksin anti-D. Harrison memiliki Rh-
negatif dan ia diberikan suntikan
darah Rh-positif.
Harrison telah memberikan
darahnya pada ratusan ribu
perempuan. Ia juga memberikan
darahnya pada bayi setelah
mereka dilahirkan untuk
menghentikan mengembangan
penyakit. Diperkirakan, ia telah
menyelamatkan 2,2 juta bayi
sampai saat ini.

Darah Harrison dianggap begitu
istimewa. Hidupnya telah
diasuransikan untuk satu juta dolar
Australia.

"Saya tidak takut. Saya senang
membantu. Saya harus
menandatangani setiap bentuk
pendonoran dan pada dasarnya
menandatangi kehidupan saya,"
kata Harrison..<<

kisah penyandang penyakit disleksia

Ketika duduk
di bangku SMK, Aigis selalu
mendapat nilai tertinggi untuk
pelajaran mengetik 10 jari (blind
system). Siapa sangka, gadis yang
kini telah menjadi mahasiswi ini
bahkan tidak mampu menghafal
abjad dari A sampai Z karena
mengidap disleksia.

Gejala paling umum pada
penyandang disleksia adalah
kesulitan membaca dan mengeja.
Berbeda dengan gangguan belajar
biasa, kesulitan mengeja pada
penyandang disleksia bukan
disebabkan oleh kurangnya
kecerdasan.

Gangguan ini merupakan kelainan
genetik yang dialami individu
dengan Intelegency Quotient (IQ)
normal atau bahkan di atas rata-
rata.

Aigis Arira, seorang penyandang
disleksia yang kini berusia 21
tahun mulai bermasalah dalam
belajar sejak duduk di bangkub SD.
Ketika itu, ia mengalami kesulitan
untuk mengerjakan beberapa hal
sebagai berikut:
Sulit membedakan huruf 'b'
dengan 'd' dan sering terbalik
menggunakannya
Sering salah mengutip dari papan
tulis meski selalu duduk paling
depan
Tidak pernah berhasil
menggambar kubus, selalu
menjadi trapesium
Kondisi ini membuatnya malu
kepada guru dan teman sebaya.

Ditambah dengan kondisi kelas
yang berisi banyak siswa, Aigis
semakin sulit untuk mengakrabkan
diri dengan guru agar bisa
menyampaikan kesulitannya.

Beruntung orang tua Aigis cukup
peka dengan kesulitan yang
dihadapi anaknya. Setelah mencari
tahu dari berbagai sumber,
akhirnya ketahuan bahwa Aigis
menyandang disleksia dan
membutuhkan penanganan
khusus.

Begitu naik ke kelas 3 SD, Aigis
dipidahkan ke sekolah khusus SD
Pantara Jakarta dengan kelas kecil
yang hanya terdiri dari 8 siswa.
Pendekatan yang berbeda serta
situasi yang lebih kondusif di
sekolah baru membuat Aigis lebih
lancar dalam belajar.

Namun kesulitan kembali dihadapi
Aigis saat melanjutkan ke sebuah
SMP Negeri di Cimahi, Jawa barat.
Lagi-lagi pendekatan di sekolah
umum yang dirasakannya kurang
personal membuat prestasi belajar
Aigis ambruk dan harus puas
menduduki ranking 43 dari 44
siswa.

Meski merasa tertinggal dalam
pelajaran dan pergaulan, Aigis
tidak langsung berputus asa.
Dengan bantuan kedua orangtua
yang selalu mendukungnya, ia
akhirnya diberi perlakuan khusus
untuk menunjang belajarnya.

"Waktu SMP adalah masa terberat
saya ketika saya lebih banyak jadi
penonton di kelas atau lebih mirip
wartawan sebenarnya. Saya
hanya mencatat materi semampu
saya, lalu orangtua
mempelajarinya di rumah untuk
dijelaskan lagi ke saya sampai
paham," ungkap Aigis dalam
Simposium Nasional Dyslexia
Awareness di Kementerian
Pendidikan Nasional, Jakarta,
Minggu (31/7/2010).
Begitu lulus SMP, Aigis memilih
melanjutkan ke SMK jurusan
Rekayasa Perangkat Lunak. Alasan
utama Aigis memilih jurusan
tersebut adalah karena jumlah
siswa di tiap kelas hanya sedikit, di
samping ia memang menyukai
pelajaran yang lebih banyak
praktik dibanding teori.
Sejak saat itu, rasa percaya diri
mulai tumbuh pada Aigis yang kini
duduk di semester 7 Institut
Teknologi Harapan Bangsa di
Bandung. Di jenjang SMK itulah ia
mulai bisa menunjukkan
preatasinya dengan meraih nilai
tertinggi untuk pelajaran-pelajaran
yang ia sukai, misalnya mengetik
10 jari (blind system).
Ketua Pelaksana Harian Asosiasi
Disleksia Indonesia (ADI), dr
Kristiantini Dewi, SpA mengatakan,
disleksia merupakan kelainan
genetik yang berbasis neurologis.
Gangguan ini sama sekali tidak ada
kaitannya dengan kebodohan,
tingkat ekonomi maupun motivasi
belajar.

Meski mengalami kesulitan dalam
membaca, menulis dan mengeja,
penyandang disleksia memiliki
intelejensi normal atau bahkan di
atas rata-rata. Kecerdasannya
seringkali menonjol di bidang atau
area belajar yang lain.

"Banyak tokoh besar yang juga
menyandang disleksia. Fisikawan
Albert Einstein, mantan presiden
Amerika George W Bush serta
aktor laga Tom Cruise adalah
beberapa contoh orang-orang
berprestasi yang menyandang
diskeksia," ungkap dr Kristiantini
yang berpraktik di CDC Santosa
bandung International Hospital.

hidup dengan meminum bensin selama 42 tahun

Chingqing. China,
Bensin adalah bahan bakar untuk
kendaraan bermotor, bukan untuk
diminum sehari-hari seperti yang
dilakukan oleh seorang pria di
China. Ia kecanduan bensin sejak
pertama kali meminumnya untuk
mengatasi batuk kurang lebih 42
tahun silam.

Chen Dejun, kakek 71 tahun asal
kabupaten Chongqing di wilayah
barat daya China ini awalnya cuma
mengeluh batuk dan nyeri dada.
Tepatnya tahun 1969, ia mencoba
resep tradisional untuk
mengatasinya yakni dengan
minum secangkir kerosin atau
minyak tanah.

Awalnya resep itu berhasil
meredakan batuk dan
menyembuhkan nyeri dada yang
dialaminya. Namun celakanya, pria
berbadan kurus dan bekerja
sebagai pemecah batu ini jadi
kecanduan dan selalu merasa tidak
enak badan jika sehari saja tidak
minum kerosin.

Lama-lama badan Chen tetap
merasa tidak enak badan meski
sudah minum kerosin, sehingga
mulai beralih ke bensin yang harus
dibelinya sendiri di kota dengan
berjalan kaki naik turun bukit.
Sejak itu, rata-rata ia
menghabiskan bensin 3 hingga 3,5
kg/bulan.

Istri Chen, Yuan Huibi dan ketiga
anaknya sudah berkali-kali
mengingatkan untuk berhenti
minum bensin. Bukannya berhenti,
saran dari keluarga justru
membuat Chen marah-marah lalu
pergi dari rumah dan menyendiri di
rumahnya yang lain sejak 8 tahun
yang lalu.

Jika ditanya berapa banyak bensin
yang sudah diminum, Chen
mengaku tidak ingat persis karena
memang tidak pernah
menghitungnya. Namun
berdasarkan rata-rata bensin yang
dikonsumsinya tiap hari,
diperkirakan dalam 42 tahun
terakhir Chen sudah menghabiskan
tak kurang dari 1,5 ton bensin.

Belakangan, kebiasaan aneh Chen
sampai juga ke telinga para dokter
di Honglou Hospital di pusat kota
Chongqing yang kemudian
berkunjung untuk memeriksanya.
Secara umum Chen dalam kondisi
sehat, namun ada indikasi
mengalami gangguan paru-paru
(emphysema).

"Tubuh Chen sepertinya memiliki
kekebalan terhadap bensin, namun
ia tetap tidak boleh seperti ini
terus. Mungkin bensin bisa
mengatasi nyeri untuk sesaat, tapi
tidak mengobati penyakit
sesungguhnya," ungkap Prof Fen
Hu dari Chongqing Medical
University seperti dikutip dari
Chinadaily.

dokter aktif tertua, masih berkarya pada usia 100 tahun

Georgia, AS,,
Tubuhnya sudah tidak bugar lagi,
penglihatan dan pendengarannya
sudah berkurang dan ada
penyakit radang sendi minor di
badannya. Tapi itu bukan halangan
buat Dr Walter Watson yang
tercatat sebagai dokter aktif tertua
di usia 100 tahun dengan masih
aktif berkarya.

Selama 63 tahun berkarir sebagai
dokter kandungan, dari tangannya
Dr Walter Watson telah membantu
kelahiran 18.000 bayi dari berbagai
generasi.

Setiap hari Dr Walter Watson yang
mendapat julukan 'Papa Doc'
masih memeriksa 5 pasien dan
menerima pasien baru. Hanya saja
untuk proses kelahiran sudah tidak
ditanganinya lagi secara langsung,
Papa Doc hanya akan mengawasi
di meja persalinan atau operasi.
Dikutip dari Telegraph, Dr Watson yang pada
berusia
genap satu abad mulai berkarya sejak
era Perang Dunia II. Pada masa
tersebut ia ditugaskan di Korea
hingga tahun 1947.

Salah satu pasien yang pernah
ditanganinya adalah Sabra Allen,
seorang pensiunan pegawai rumah
sakit yang kini berusia 77 tahun.

Menurut Allen, Dr Watson telah
berjasa membantu kelahiran 5
anak dan 12 cucunya.

Profesi dokter kandungan yang
dijalankan Dr Watson memang
telah melintasi beberapa generasi.
Ia pernah membantu kelahiran
seorang bayi, yang kini menjadi
koleganya di rumah sakit yakni Dr
Michael McDonough.

"Etos kerja Dr Watson tidak
tertandingi oleh siapapun," kata Dr
McDonough yang usianya sebaya
dengan cucu Dr Watson.
Saat ini Dr Watson tercatat sebagai
dokter tertua di dunia yang masih
aktif berkarya. Rekor sebelumnya
dipegang oleh Dr Leila Denmark
yang juga berasal dari Georgia,
yang berusia 102 tahun ketika
pensiun pada tahun 2002.

Meski mengalami arthritis minor
serta gangguan pada penglihatan
dan pendengaran, Dr Watson
belum berencana untuk pensiun.Ia
memang sudah tidak membantu
persalinan lagi, namun masih aktif
di ruang perawatan dan di kamar
operasi.

"Saya baru berhenti membantu
persalinan sejak penglihatan saya
makin memburuk," ungkap Dr
Watson.
"Saya mencintai obat-obatan, dan
senang menjalin hubungan dengan
orang-orang. Dan itulah alasan
saya untuk bangun pagi setiap
hari," tambahnya.

Dr Watson yang tinggal di Augusta,
Georgia AS ini mengaku bangun
pagi pada pukul 6.45, kemudian
sarapan dan berangkat ke rumah
sakit pada pukul 8.30.
Atas dedikasi Dr Watson, namanya
kini digunakan oleh pusat
kewanitaan di University Hospital,
Georgia. Sebuah patung perunggu
yang menggambarkan Dr Watson
tengah menggendong bayi juga
dipajang di tempat tersebut.

Hampir 17
tahun Lynn Gilderdale menderita
penyakit Myalgic Encephalopathy
atau ME yang mematikan. Selama
itu pula keinginannya untuk bunuh
diri selalu muncul. Keinginan Lynn
akhirnya terwujud setelah sang ibu
rela membantunya mengakhiri
hidup.
Sebelum meninggal, Lynn
meninggalkan diary atau catatan
harian yang sangat mengharukan
tentang keputusasaannya
mengidap penyakit ME. Namun
gara-gara membantu kematian
anaknya, ibu Lynn sempat diadili
karena kasus percobaan bunuh diri.
Lynn memang sudah meninggal
dunia pada Desember 2008,
namun catatan harian online yang
pernah ia bagikan pada
sahabatnya baru muncul baru-baru
ini di media.
Berikut ini adalah testimoni dari
catatan harian berjudul 'Do Not
Resuscitate' atau 'Jangan Hidupkan
Lagi' yang dibuat Lynn, seperti
dilansir Timesonline,

>"Saya tidak tahu bagaimana
harus memulainya. Saya hanya
ingin mati dan berharap semua
orang mengerti dengan alasan
dan keputusan saya. Saya
sangat, sangat, sangat ingin
mati karena sakit ini sudah tak
tertahan lagi. Lebih dari 16
tahun saya mengidap penyakit
mematikan ini, saya lelah dan
merasa tidak bisa menanggung
penyakit ini lagi untuk setiap
detik, menit dan harinya.
Saya tidak bisa lagi
menggantung harapan bahwa
suatu hari saya bisa sembuh.

Keputusan untuk mati ini sudah
sangat lama dan keras saya
pikirkan. Saya yakin hanya itu
yang saya inginkan untuk saat
ini. Meskipun hal ini sudah
didiskusikan panjang lebar
dengan orang tua saya, tapi
mereka benar-benar tidak rela
jika saya pergi.

Saya sudah coba mengakhiri
hidup dengan menyuntikkan
morfin dosis tinggi ke dalam
pembuluh darah, tapi ternyata
tubuh ini sudah toleran
terhadap morfin. Dari situlah
orang tua saya pertama kali
tahu betapa depresinya saya.
Saya sudah berusaha
menyembunyikan perasaan
tersebut dengan menampakkan
wajah ceria di depan mereka.
Tapi saya justru diberi obat
antidepresi.

Obat-obatan berhasil membuat
saya berhenti menangis terus
menerus, tapi tidak bisa
menghentikan keinginan saya
untuk tidak berada di planet ini
lagi. Tidak ada yang bisa
mengubah pikiran itu. Saya
tahu kemungkinan untuk
sembuh dan menjalani hidup
dengan normal seperti yang
saya bayangkan sangatlah tipis.

Rahim saya sudah diangkat.
Saya tidak akan pernah bisa
mewujudkan keinginan favorit
saya untuk punya anak. Saat ini
saya berusia 31 tahun dan
seharusnya sudah punya
pasangan. Tulang saya sudah
oesteoporosis, setiap kali batuk
atau bersin, risiko patah tulang
bisa saja terjadi. Semua impian
saya untuk bisa berenang,
berperahu, berlari, bersepeda
sudah sirna sejak saya
mengidap penyakit ini di usia 14
tahun.

Tubuh ini sudah lelah dan
semangat hidup saya sudah
patah. Saya merasa cukup. Saya
mengerti jika orang-orang
mengira saya depresi berat, tapi
keinginan untuk meninggalkan
semua rasa sakit ini terus
memuncak. Saya benar-benar
ingin mati. Saya tidak tahu lagi
berapa jam yang sudah saya
habiskan untuk mendiskusikan
keinginan ini dengan ibu. Tapi ia
selalu berusaha mati-matian
mengubah pandangan dan pola
pikir saya.

Sampai saat ini saya masih bisa
bertahan karena tabung-tabung
medis, pompa dan obat-obatan.
Tanpa semua teknologi modern
ini, saya tidak akan ada disini.

Bayangkan Anda berada di
sebuah ruangan kecil dan
terdampar di atas kasur selama
16 tahun. Bayangkan menjadi
perawan di usia 30 tahun dan
tidak pernah tahu rasanya
ciuman. Bayangkan rasa sakit
mempunyai tulang seorang
wanita berusia 100 tahun dan
tidak bisa bergerak kemana-
mana karena risiko patah
tulang. Bayangkan ibu Anda
mengelap tubuh dan
membersihkan kotoran Anda
setiap saat. Bayangkan
terpenjara di dalam hidup yang
menyedihkan.

Saya tidak perlu
membayangkan semua itu
karena tubuh dan pikiran saya
sudah hancur. Saya sangat
putus asa dengan sakit ini. Saya
mencintai kedua orang tua
saya, tapi saya tidak bisa
memberikan apa-apa untuk
mereka. Saya justru
menyandarkan hidup pada
mereka dan menyita waktunya.
Saya tahu hati mereka
sebenarnya sangat hancur dan
tidak ingin kehilangan saya.

Bahkan mereka mengatakan
lebih baik meninggal atau
merasakan hal yang sama
dengan saya. Saya sangat
beruntung punya orang tua
yang sangat luar biasa.
Tapi maafkan saya Ibu, Ayah,
saya benar-benar ingin mati.
Mereka terus menanyakan
apakah hal itu yang benar-
benar saya inginkan. Saya tidak
bisa membayangkan betapa
sulitnya ini semua bagi mereka.

Saya tahu mereka tidak ingin
kehilangan saya, tapi di sisi lain
mereka juga tidak ingin saya
menderita terus menerus
karena penyakit ini. Saya tahu
saya sudah bersifat egois
karena mendahulukan
kepentingan saya di atas
kepentingan mereka. Tapi saya
tidak bisa melakukan hal ini
seorang diri tanpa bantuan
orang tua saya".<

Catatan itu ditulis Lynn pada awal
tahun 2008, hingga akhirnya pada
Desember 2008, sang ibu Kay
Gilderdale merasa tidak punya
pilihan lagi selain membantu
anaknya mengakhiri hidupnya.
Bukan karena ia ingin Lynn pergi
meninggalkannya atau karena
lelah berdiskusi dengannya, tapi
karena ia ingin Lynn keluar dari
kegelapan.

Kay yang merupakan mantan
perawat itu akhirnya
menyuntikkan morfin dengan
dosis berlipat-lipat ganda pada
anaknya. Tapi Lynn masih belum
meninggal dengan suntikan morfin
itu. Kay pun panik dan
mencobanya lagi, tapi kali ini
ditambah beberapa pil dan
suntikan udara. Dan saat itulah
Lynn akhirnya meninggal dunia.

Atas tuduhan membantu sang
anak bunuh diri, Kay sempat
dibawa ke pengadilan. Namun
kurang dari 2 jam, ia dinyatakan
tidak bersalah karena kasusnya
bukan percobaan pembunuhan,
tapi atas seizin anaknya.

Lynn terdiagnosa penyakit ME
saat usianya 14 tahun. Penyakit itu
mengubahnya dari seorang gadis
remaja aktif menjadi seorang yang
pendiam dan tak berdaya.
Penyakit ME atau yang dikenal
dengan Chronic Fatigue Syndrome
(CFS) mempengaruhi hampir
semua bagian saraf dan sistem
imun tubuh. Gejala umumnya
adalah rasa lelah dan letih yang
sangat parah, memiliki masalah
ingatan, konsentrasi dan otot yang
lelah. Akibatnya seseorang tidak
akan bisa melakukan apapun
dengan kondisi demikian.

Penyebab pasti penyakit ini
sampai sekarang belum diketahui,
tapi beberapa infeksi viral seperti
demam yang berhubungan
dengan kelenjar serta trauma bisa
memicu penyakit ini. Tidak ada
obat yang benar-benar efektif
mengatasi penyakit ini.

demi ayah sehat,rela donorkan hatinya

Usianya baru
18 tahun ketika ia memohon-
mohon ke orangtuanya agar
diperbolehkan mendonorkan
hatinya untuk sang ayah. "Bagi
saya yang penting ayah bisa
sembuh dan sehat lagi karena
adik-adik saya banyak," ucap Nissa
Azzahra.

Sebagai anak tertua dari 5
bersaudara, Nissa mengaku sedih
melihat ayahnya yang sering
keluar masuk rumah sakit,
sementara adik-adiknya yang
masih kecil masih butuh perhatian
ayahnya.

Hal inilah yang mendorong Nissa
Azzahra untuk berani mengajukan
diri sebagai pendonor hati bagi
ayahnya.
"Awalnya ada dua pendonor yaitu
adik dari ayah dan adik dari umi
(ibu), tapi tenyata yang satu tidak
bisa menjadi pendonor sedangkan
yang adik umi tidak diperbolehkan
oleh keluarga,

Karena tidak ada donor yang
cocok dengan ayahnya, maka
Nissa pun berpikir kenapa tidak
dirinya saja yang menjadi
pendonor karena ia memiliki
golongan darah yang sama
dengan ayahnya. Tapi niat Nissa ini
tidak berjalan mulus, orangtuanya
tidak memperbolehkan ia untuk
menjadi pendonor.

"Saya sedih lihat ayah keluar
masuk rumah sakit, jarang ada di
rumah dan bahkan pernah lebaran
di rumah sakit. Saya cari tahu
gimana caranya agar ayah sehat
dan ternyata ini jalan yang harus
saya tempuh, jadi saya pasrah
saja," ungkapnya.

"Saya berusaha terus memohon-
mohon pada orangtua agar
diperbolehkan, sampai akhirnya
orangtua menyetujui dan saya
coba menjalani tes. Ternyata
hasilnya lolos," ujar Nissa.

Gadis yang akrab disapa Ica ini
menuturkan ia harus menjalani
serangkaian tes sebelum akhirnya
dinyatakan lolos, seperti tes
laboratorium, MRI, CT Scan, USG
hingga melakukan biopsi untuk
mengambil sedikit jaringan
hatinya.

Serangkaian tes yang dijalani Nissa
ini pun berbuah manis karena
akhirnya tim dokter menyatakan
hasilnya cocok dan ia pun bisa
menjadi pendonor untuk ayahnya.
Tahap selanjutnya yang harus
dilalui Nissa adalah menaikkan
berat badannya. Saat itu berat
badannya hanya 40-an kg
sedangkan untuk operasi
dibutuhkan berat badan minimal
51-52 kg. Nissa pun diberi asupan
gizi untuk menaikkan berat
badannya dan ia hanya mampu
mencapai 46 kg saja.

"Karena saya hanya bisa
mencapai 46 kg maka hati yang
diambil sebesar 50 persen, ini
karena ayah butuh hati yang
besar, jadi saya 50 persen dan
ayah 50 persen," ujar gadis
kelahiran Jakarta 17 September
1992.

Setelah semuanya selesai Nissa
pun harus menjalani karantina
terlebih dahulu bersama sang ayah
di rumah sakit selama seminggu
sebelum menjalani operasi. Saat
akan dioperasi pun Nissa tidak
merasa cemas, khawatir atau
takut karena ia hanya pasrah saja.

"Kalau hidup ya Alhamdulillah,
kalau meninggal berarti memang
sudah takdir saya. Bagi saya yang
penting adalah ayah bisa sembuh
dan sehat lagi karena adik-adik
saya banyak," ujar Nissa yang
merupakan anak pertama dari 5
bersaudara.

Operasi transplantasi hati pun
dilaksanakan tanggal 13 Desember
2010 dan berjalan dengan lancar.
Lalu Nissa dirawat di ruang ICU
selama 5 hari dan dipindahkan ke
ruang intensif atau isolasi selama 2
minggu hingga akhirnya
dipindahkan ke ruang rawat biasa.

"Karena yang dioperasi bagian
dalam jadi saya tidak merasakan
keluhan apa apa, hanya terlihat
bekas jahitan yang seperti
lambang Mercedes (trisula) yang
sesekali terasa ngilu," imbuhnya.
Dua bulan setelah operasi
transplantasi hati, Nissa sudah bisa
beraktivitas kembali bahkan sudah
bisa jalan-jalan ke mall seperti dulu.

Hanya saja ada beberapa hal yang
belum boleh dilakukannya seperti
setir motor, membawa barang
yang berat, terlalu capek,
mengatur porsi makan karena
hatinya belum bisa bekerja
maksimal dan juga tidak
diperbolehkan untuk begadang.

"Saya sadar diri saja dengan
kondisi yang ada, dan saya juga
tidak diperbolehkan mengonsumsi
minuman soda serta makanan
yang mengandung bahan pewarna
atau pengawet," ujar mahasiswi
UHAMKA jurusan sastra
Inggris ini.

Nissa pun masih harus melakukan
kontrol ke dokter untuk
mengetahui perkembangan dari
regenerasi sel-sel hatinya.
Biasanya dia akan dihubungi oleh
dokter untuk melakukan kontrol
dan ia tidak berhenti komunikasi
dengan tim dokter.
Saat ini Nissa pun sudah merasa
sehat dan hal yang
membahagiakan dirinya adalah
bisa membuat sang ayah sembuh
dan sehat kembali.

bocah bertahan hidup dengan posisi organ terbalik

Birmingham,
Kian Hill
(2 tahun) adalah bocah yang tidak
biasa. Ia lahir dengan posisi organ-
organ yang terbalik. Jantungnya
berada di sebelah kanan yang
seharusnya sebelah kiri, ginjalnya
berputar terbalik, perut dan
pankreas berada disisi yang
berlawanan dan usus melingkar ke
arah yang salah.

Kian yang lahir pada 7 Agustus
2009 ini juga terlahir tanpa limpa,
usus buntu dan paru-paru kanan
(hanya ada satu paru-paru sebelah
kiri). Sejak lahir, bocah cilik ini harus
melakukan banyak operasi untuk
membuatnya bertahan hidup.

Setiap bulan dokter melakukan
bronkoskopi, suatu prosedur
dimana sebuah kamera kecil
dimasukkan ke tenggorokan untuk
memeriksa lebar saluran udara
dan paru-paru tunggal.

Kemudian ketika ia berusia 7,5
bulan, dokter bedah memotong
setengah batang tenggoroknya
(trakea) dan satu sisi di atas yang
lain untuk membuat tenggorokan
lebih luas.

Kelainan yang terjadi pada Kian
dinamakan situs inversus totalis,
yang berarti organ-organ
internalnya berkembang pada sisi
yang salah dari tubuhnya.
Kondisi ini mempengaruhi sekitar 1
dari 10.000 orang di Inggris, yang
membuat pasien memerlukan
perawatan 24 jam dan
menghabiskan hidupnya di rumah
sakit.

Dokter menyatakan Kian hanya
memiliki kesempatan 50 persen
untuk bertahan hidup dan tahun
lalu ia bahkan dinyatakan mati
secara klinis selama 30 menit
setelah menderita dua serangan
jantung.

Natalie Boughey (22 tahun),ibunda
Kian, seperti dilansir Dailymail,
Kamis (14/7/2011) menyebutkan
beberapa tahun terakhir telah
menjadi 'rollercoaster' emosi
baginya, tetapi untuk
membawanya ke rumah akan
menjadi hadiah terbesar dari
semuanya.

"Dia seperti anak kecil yang manis,
dia telah melalui rasa sakit begitu
banyak, ia tidak pernah berhenti
tersenyum. Kami memanggilnya
'bocah cermin'," kata Boughey.

"Saya memiliki tujuh gambar scan
saat Kian masih berada di rahim
dan gambar tidak menunjukkan
ada masalah. Tapi saya tahu
bahwa ada sesuatu yang salah.
Saya hanya tahu itu bawaan," ujar
Natalie yang berprofesi sebagai
perawat gigi.

Ketika ia lahir, lanjut Natalie, staf
medis membawanya pergi untuk
tes karena dia berjuang untuk
bernapas. "Kami terus diberitahu
untuk tidak terlalu berharap dan
ada kemungkinan kurang dari
50/50 dia akan bertahan hidup.
Kami benar-benar ketakutan,"
jelas Natalie.

Kian diberi makan dengan
milkshake kaya nutrisi disebut
Peptamen, yang dipompa
langsung ke perutnya. Dia akan
tetap terhubung dengan pasokan
oksigen dan monitor saturasi yang
memeriksa denyut nadi dan kadar
oksigen.

"Kian adalah seorang anak luar
biasa yang lahir dengan kondisi
yang sangat tidak biasa, yang
menyebabkan dia banyak
mengalami masalah kesehatan,
termasuk paru-paru hilang dan
trakea yang sangat sempit. Kami
tidak tahu bagaimana masa
depannya, tetapi ia adalah anak
kecil yang bahagia dan nakal,
meskipun dengan masalah
kesehatan," jelas Dr. Jane Clarke,
konsultas pernapasan Kian di
Birmingham Children's Hospital.

bayi prematur dikira mati, menangis saat mau dikubur

Uberaba, Brazil,

Karena sama sekali tidak bergerak,
sesosok bayi yang lahir prematur
dinyatakan stillborn alias lahir mati.

Namun sesaat sebelum
dimasukkan liang lahat, barulah
bayi itu menangis dan buru-buru
dilarikan lagi ke rumah sakit.
Bayi berjenis kelamin perempuan
tersebut dilahirkan oleh seorang
ibu muda di Brazil yang tidak
disebutkan identitasnya, ketika
usia kandungannya baru 7 bulan.

Selain lahir prematur, si bayi juga
tidak bergerak apalagi menangis
layaknya bayi baru lahir.
Para dokter di rumah sakit bersalin
Santa Casa de Misericordia di Araxa
yang terletak arah barat laut Kota
Rio de Janeiro mengiranya sudah
tidak bernyawa. Dalam istilah
medis, bayi yang lahir tak
bernyawa disebut stillbirth atau
lahir mati.

Dalam suasana berkabung serta
diiringi isak tangis keluarga dan
orangtuanya, jenazah bayi malang
itu segera dikirim ke kamar mayat.
Dari tempat tersebut, jenazah
dikirim lagi ke rumah duka untuk
menjalani prosesi pemakaman
sesuai tradisi setempat.
Namun betapa terkejutnya para
pelayat, menjelang dimakamkan
tiba-tiba bayi itu menangis.
Tampaknya si bayi bukan bangkit
dari kematian, tetapi memang ada
kondisi tertentu yang
membuatnya tidak bergerak saat
dilahirkan sehingga tampak seperti
idak bernyawa.

Si bayi langsung dilarikan ke
Hospital das Clinicas di Kota
Uberaba untuk mendapatkan
perawatan di Neonatal Intensive
Care Unit (NICU). Sayang
kegembiraan menyambut
kebangkitan sang bayi tak
berlangsung lama, sebab dalam
perjalanan ke rumah sakit bayi itu
benar-benar menghembuskan
napas terakhir.

"Bayi perempuan itu akhirnya
meninggal akibat kegagalan
multiorgan. Pemicunya adalah
kekurangan oksigen dalam
peredaran darahnya," ungkap Joao
Paulo Vicente, juru bicara Hospital
das Clinicas seperti dikutip dari
Heraldsun,

bayi lahir hampir tanpa darah ditubuhnya

Milton Keynes,
Inggris,
Akibat plasenta ibunya
pecah saat dalam proses
persalinan, seorang bayi lahir
nyaris tanpa memiliki darah di
tubuhnya.

Plasenta yang pecah itu
membuat darah si bayi tersedot
kembali ke tubuh ibunya. Karena
nyaris tak punya darah, bayi ini
lahir tanpa detak jantung.

Begitulah proses kelahiran
dramatis bayi yang dinamakan
Lucky Lee ini. Bayi laki-laki asal
Inggris ini terlahir prematur.
Dengan kondisi tanpa detak
jantung akibat tidak ada darah di
tubuhnya bayi Lucky Lee sempat
gagal napas pertama selama 15
menit.

Putra Julie Gillard (30 tahun)
terlahir 10 minggu lebih awal di
Milton Keynes Hospital. Terlahir
tanpa detak jantung dan nyaris
tanpa darah di tubuhnya,
membuat si bayi harus ditangani
secara khusus oleh delapan dokter
dengan melakukan kompresi dada
dan disuntik dengan adrenalin.

Dokter memperingatkan Julie dan
suaminya Ross bahwa bayinya
hanya bisa bertahan dua menit
atau bayi mereka akan
mengalami risiko kerusakan otak
karena kemungkinan tidak ada
darah yang mengalir ke otaknya.

Tapi setelah 12 menit bayi ajaib
tersebut berhasil mengambil napas
pertama dan orangtuanya
memanggil bayi dengan berat 1,56
kg tersebut Lucky Lee.
Sekarang, setelah dirawat lima
minggu di unit neo-natal rumah
sakit, Lee sedang menjalani
pemulihan penuh dan akan
kembali ke rumah minggu depan.

"Saya tahu ada sesuatu yang salah
ketika saya tidak mendengarnya
menangis. Saya merasa sedikit
pusing karena persalinan, tetapi
keheningan yang aneh
menimpaku," jelas Julie Gillard,
seperti dilansir Dailymail,.

Julie menuturkan ketika bayi Lee
dibawa ke hadapannya, ia
berwarna putih seperti lilin kecil.
"Tak ada setetes darah dalam
dirinya dan juga tak ada detak
jantung," jelas Julie.
Plasenta Julie telah pecah selama
persalinan yang menyebabkan
darah dalam tubuh Lucky Lee
kembali ke tubuh ibunya, sehingga
membuat Lee pucat dan cuma
punya sedikit oksigen.

"Saya merasa benar-benar tak
berdaya sebagai seorang ibu.
Ketika dokter datang dan
mengatakan mereka hanya bisa
mencoba selama dua menit lebih,
suamiku, ibu dan aku semua
serasa tak berdaya. Kami pikir itu
saja," kata Julie.

Kemudian setelah sekitar 30 detik
dokter berteriak, "Anak ini baru
saja menghembuskan napas
sendiri!" Semua staf kagum dan
mengatakan dia adalah bayi ajaib
sehingga kami harus
memanggilnya 'Lucky Lee'.
"Kami akan berterima kasih
kepada semua dokter dan perawat
karena membawa anak kecil kami
kembali dari kematian. Dan semua
masalah yang menimpanya Lucky
Lee membuatnya menjadi
sempurna," jelas Julie.

Lucky Lee lahir pada 30 Juni 2011.
Scan otak setelah masa
pemulihannya menunjukkan tidak
ada tanda-tanda kerusakan otak.

bakat seni muncul setelah kehilangan separuh otaknyabakat seni muncul setelah kehilangan separuh otaknya

St Petersburg, Rusia,
Otak adalah bagian penting dari
tubuh manusia. Seorang gadis asal
St Petersburg Rusia harus berjuang
hidup dengan otak separuh pasca
kecelakaan hebat.
Tapi hidup
dengan otak separuh justru
membuat gadis ini menemukan
kemampuan seni baru yang luar
biasa.

Taisia ​​Sidorova, gadis 21 tahun
dari St Petersburg Rusia, harus
berjuang keras untuk hidup setelah
mengalami kecelakaan tiga tahun
lalu yang membuat tengkoraknya
hancur setengah dan fragmen
tulang terjepit di otaknya.

Kondisi tersebut membuat dokter
harus memotong belahan kiri
otaknya yang rusak, yang
bertanggungjawab untuk
kemampuan logika dan analisis,
serta menempatkan pelat
pelindung dalam kepalanya.

Saat itu, dokter tidak berharap
banyak untuk pemulihan dan
memperingatkan ibunya bahwa
Taisia kemungkinan akan cacat
selama sisa hidupnya.

Tetapi perlahan dan dukungan
cinta keluarganya, Taisia kembali
sadar dan mulai berbicara dan
akhirnya dokter mengizinkannya
pulang.

"Dia butuh istirahat dan
memulihkan kekuatan disini. Dia
masih harus menjalani operasi
untuk membangun kembali
tengkoraknya," jelas Irina
Sidorova, ibunda Taisia, seperti
dilansir Dailymail.

Pada
masa
pemulihan,
Taisia
harus
menjalani
terapi
seperti
belajar membuat sketsa. Ia mulai
belajar membuat sketsa meskipun
dia tidak pernah tertarik dengan
hal itu sebelumnya.

Namun, ternyata hasil sketsa yang
dibuat Taisia menunjukkan hasil
yang sangat baik, terlebih bagi
orang yang hanya hidup dengan
otak separuh.

"Saya tidak akan pernah menilai
kemampuan artistiknya sebelum
ia menjadi orang baru seperti
sekarang. Dia memiliki bakat alami
untuk seni. Ini luar biasa," jelas
guru seni Ludmilla Ostrowski.
Ibundanya mengatakan, Taisia
seperti sayuran yang masih segar.
Dokter tidak percaya dia akan
bertahan. "Saya tidak mau
menerimanya dan saya tetap
berada di samping tempat
tidurnya dan berdoa, memijat dan
berbicara kepadanya," jelas Irina.

Menurut Irina keajaiban yang
terjadi pada Taisia terjadi pada
malam tahun baru ketika ia
menangis di samping tempat tidur
putrinya. Taisia kemudian
mengangkat lengannya untuk
menyeka air mata ibunya.

Dua tahun kemudian Taisia belajar
cara memegang pensil di tangan
kirinya sebelum akhirnya
membuat sebuah cat kuas.

"Otak manusia adalah hal yang
luar biasa. Dalam kasus ini, bagian
yang tersisa tampaknya telah
mengalami perkembangan untuk
mengimbagi bagian yang hilang
dan pada saat yang sama
memberinya bakat yang
sebelumnya belum ditemukan
untuk seni," jelas dokter yang
menanggani Taisia.

Dokter dalam pengobatan
moderen masih akan sesekali
melakukan operasi untuk
mengeluarkan setengah dari otak
dalam kasus orang yang
menderita kondisi lain, seperti
kejang parah sehingga membuat
pasien tak bisa memiliki kehidupan
yang normal.
Penelitian yang dilakukan oleh
neurolog John Freeman dari Johns
Hopkins University menunjukkan
bahwa pasien yang lebih muda
lebih sering menjalani
hemispherectomy (prosedur bedah
langka dimana salah satu cerebral
hemisphere atau setengah bagian
otak dikeluarkan). Menurut
Freeman, pasien yang lebih muda
akan semakin besar
kemungkinannya untuk pulih.

"Anda dapat berjalan, berlari,
menari atau melompat, tapi Anda
kehilangan kemampuan tangan
yang berlawanan dengan belahan
otak yang telah dikeluarkan," jelas
Freeman.

Taisia kehilangan belahan otak
kirinya, yang akan membuat
gerakannya terbatas di tangan
kanan serta penglihatan. Namun
kini ia memiliki kemampuan seni
luar biasa di tangan kirinya.

Twitter Facebook Delicious Digg Stumbleupon Favorites More

 
Copyright © 2013 Febri Blog's™